Nikmatnya Belajar
Banyak orang yang binggung
tentang bagai mana cara yang baik untuk belajar, atau bagai mana cara menemukan
cara belajar yang tepat untuk siswa atau bagaimana mengkatkan minat kita untuk
belajar. Dan banyak lagi persoalan yang bakal muncul dalam meningkatkan mutu
pembelajaran baik kita sebagai pelajar atau para guru yang mamu membagun
kemandirian siswa untuk belajar
Belajar adalah proses dari
mengetahui sesuatu menuju memahami, pada
dasarnya belajar dimana pun itu dan apa pun yang di pelajari adalah suatu cara
untuk mencari sesuuatu dan untuk mengubah proses berfikir kita menjadi jauh
lebih baik dari sebelumnya, cara yang paling mudah untuk memahami apa yang di
pelajari dengan cara menikmati “if you like to learn, you know and care about, because
learning is enjoyable”
jadi menciptakan belajara bukan hanya seagai penambahan pengetahuan saja tetapi
menjadikan belajar sebagai kebahagiaan,
Ada beberapa hal yang harus di di perhatikan untuk
menikmati pelajaran, 1, memulai pelajari hal yang di meinat atau hal yang kita
senagi mungkin seperti mempelajari hobby kita, misalanya kita hobby untuk
menulis puisi, jadikan menulis puisi sebagai aktifitas keseharian kita mulai
membat segala sesuatu yang kita lihat, misalanya gelas; mulai lah kita membuat
puisi dengan objek gelas sehingga apa pun yang kita lihat bisa di jadikan obyek
puisi kita.
Yang kedua yang harus di perhatikan adalah membuat
segala sesuatu menjadi menarik untuk di pelajari, misalanya: kita melihat ada
orang yang berkelahi kita mulai menciptakan pertanyaan pada diri kita mengapa
mereka berkelahi, apa masalahnya, dan bagai mana kita mencari solusinya, atau
kita melihat ada seorang nenek-nenek menyebrang jalan banyak orang hanya
memperhatikan termasuk diri kita yang mungkin enggan memantu nenek itu, maka di
dalam diri, kita menciptakan pertanyaan kenapa banyak orang hanya melihat dan
tidak mau menolong meyebrakngkan nenek itu dan kita menjawabnya sendiri saya
yakin akan muncul banyak pertanyaan setelah itu karena akan banyak jawaban dari
kita ( belajar bertanya tentang apa yang terjadi di sekeliling kita yang kita
perhatikan), atau kita jalan-jalan kemoll maka akan banyak pertanyaan yang bisa
kita pelajari misalnya apakah semua orang kemoll pergi berbelanja atau hanya
sekedar life style dan munkin kita bisa memulai bertanya kepada orang-orang
yang datang kemall menagapa mereka kemoll saya yakin ini akan menjadi hal yang
menarik.
Yang ketiga, menciptakan suasana yang nyaman buat
belajar, misalanya membaca buku di emperan jalan atau di pantai atau di
tempat-tempat wisata, intinya kita yang membuat tempat itu menjadi nyaman buat
kita walaupun banyak orang yang memperhatikan, harus cuwek. Atau membuat
pelajaran kita menjadi suatu games yang bisa di mainkan pada teman yang lain,
sepeti permainan tebak nama tokoh filsafat atau tokoh2 penemu dengan permainan
pancasila lima dasar yang sangat populer diantara kita, initnya kita yang harus
membuat semua tempat menjadi nyaman untuk belajar.
Hambatan yang muncul
Pertama kita cendrung tidak pecaya diri apalagi
kalau dihadapan teman-teman kita ( teman sebaya) atau kita mengharapkan pujian
atau tidak mau di puji, intinya hilangkan hal ini ( istilanya cuwek ) yang
kedua kita mengganggap belajar bukan suatu kebutuhan, maka yang harus dilakukan
adalah mejadikan belajar sebagai kebutuhan seperti makan dan minum, jadikan
belajar sebagai kebutuhan makan buat otak dan hati kita. Hambatan yang ketiga
adalah kita takut untuk memulai ini adalah hamatan paling besar ketakutan yang
tidak pernah punya alasan atau ketakuan akan salah terhadap yang kita lakukan,
yang harus kita perhatikan adalah kita tidak pernah tau sukses atau tidak,
benar atau salah kalau tidak perah
memulai terutama pada belajar hilangkan ketakutan akan ditinggalkan oleh teman2
atau ketakuan yang membuat kira jadi tidak nyaman untuk belajar, yang terakhir
hindari belajar disaat mau Ujian karena itu memuat kita tidak nyama dan membuat
apa yang pernah kita pelajari akan di lupakan karena hanya fokus pada apa yang
dipelajari saat mau ujian padahal pada prinsipnya semua yang kita di ujikan
adalah hal yang pernah di pelajari.
learning is like a
vitamin in the brain
which gives us,
because no one is stupid and lazy but many people are not
willing to learn from what had
happened. make yourself as an
object of an experiment in learning, it is very
happy
semoga bermanfaat
faizal ramadan syah pusadan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar