Kamis, 19 April 2012

Nikmatnya Belajar


Nikmatnya Belajar
Banyak orang yang binggung tentang bagai mana cara yang baik untuk belajar, atau bagai mana cara menemukan cara belajar yang tepat untuk siswa atau bagaimana mengkatkan minat kita untuk belajar. Dan banyak lagi persoalan yang bakal muncul dalam meningkatkan mutu pembelajaran baik kita sebagai pelajar atau para guru yang mamu membagun kemandirian siswa untuk belajar
Belajar adalah proses dari mengetahui sesuatu menuju memahami,  pada dasarnya belajar dimana pun itu dan apa pun yang di pelajari adalah suatu cara untuk mencari sesuuatu dan untuk mengubah proses berfikir kita menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya, cara yang paling mudah untuk memahami apa yang di pelajari dengan cara menikmati “if you like to learn, you know and care about, because learning is enjoyable jadi menciptakan belajara bukan hanya seagai penambahan pengetahuan saja tetapi menjadikan  belajar sebagai kebahagiaan,
Ada beberapa hal yang harus di di perhatikan untuk menikmati pelajaran, 1, memulai pelajari hal yang di meinat atau hal yang kita senagi mungkin seperti mempelajari hobby kita, misalanya kita hobby untuk menulis puisi, jadikan menulis puisi sebagai aktifitas keseharian kita mulai membat segala sesuatu yang kita lihat, misalanya gelas; mulai lah kita membuat puisi dengan objek gelas sehingga apa pun yang kita lihat bisa di jadikan obyek puisi kita.
Yang kedua yang harus di perhatikan adalah membuat segala sesuatu menjadi menarik untuk di pelajari, misalanya: kita melihat ada orang yang berkelahi kita mulai menciptakan pertanyaan pada diri kita mengapa mereka berkelahi, apa masalahnya, dan bagai mana kita mencari solusinya, atau kita melihat ada seorang nenek-nenek menyebrang jalan banyak orang hanya memperhatikan termasuk diri kita yang mungkin enggan memantu nenek itu, maka di dalam diri, kita menciptakan pertanyaan kenapa banyak orang hanya melihat dan tidak mau menolong meyebrakngkan nenek itu dan kita menjawabnya sendiri saya yakin akan muncul banyak pertanyaan setelah itu karena akan banyak jawaban dari kita ( belajar bertanya tentang apa yang terjadi di sekeliling kita yang kita perhatikan), atau kita jalan-jalan kemoll maka akan banyak pertanyaan yang bisa kita pelajari misalnya apakah semua orang kemoll pergi berbelanja atau hanya sekedar life style dan munkin kita bisa memulai bertanya kepada orang-orang yang datang kemall menagapa mereka kemoll saya yakin ini akan menjadi hal yang menarik.
Yang ketiga, menciptakan suasana yang nyaman buat belajar, misalanya membaca buku di emperan jalan atau di pantai atau di tempat-tempat wisata, intinya kita yang membuat tempat itu menjadi nyaman buat kita walaupun banyak orang yang memperhatikan, harus cuwek. Atau membuat pelajaran kita menjadi suatu games yang bisa di mainkan pada teman yang lain, sepeti permainan tebak nama tokoh filsafat atau tokoh2 penemu dengan permainan pancasila lima dasar yang sangat populer diantara kita, initnya kita yang harus membuat semua tempat menjadi nyaman untuk belajar.
Hambatan yang muncul
Pertama kita cendrung tidak pecaya diri apalagi kalau dihadapan teman-teman kita ( teman sebaya) atau kita mengharapkan pujian atau tidak mau di puji, intinya hilangkan hal ini ( istilanya cuwek ) yang kedua kita mengganggap belajar bukan suatu kebutuhan, maka yang harus dilakukan adalah mejadikan belajar sebagai kebutuhan seperti makan dan minum, jadikan belajar sebagai kebutuhan makan buat otak dan hati kita. Hambatan yang ketiga adalah kita takut untuk memulai ini adalah hamatan paling besar ketakutan yang tidak pernah punya alasan atau ketakuan akan salah terhadap yang kita lakukan, yang harus kita perhatikan adalah kita tidak pernah tau sukses atau tidak, benar atau salah kalau  tidak perah memulai terutama pada belajar hilangkan ketakutan akan ditinggalkan oleh teman2 atau ketakuan yang membuat kira jadi tidak nyaman untuk belajar, yang terakhir hindari belajar disaat mau Ujian karena itu memuat kita tidak nyama dan membuat apa yang pernah kita pelajari akan di lupakan karena hanya fokus pada apa yang dipelajari saat mau ujian padahal pada prinsipnya semua yang kita di ujikan adalah hal yang pernah di pelajari.
learning is like a vitamin in the brain which gives us, because no one is stupid and lazy but many people are not willing to learn from what had happened. make yourself as an object of an experiment in learning, it is very happy
semoga bermanfaat

faizal ramadan syah pusadan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar