Kamis, 14 Juni 2012

Psikologi pendidikan suatu tream

pada dasarnya psikologi pendidikan memiliki 2 tream  1 ) memfokuskan pada peran pendidik daam meningkatkan pengetahuan dan ketermapilan siswa dan yang ke 2) tentang bagaimana belajar dan bagai mana menigkatkan kreatifitas peserta didik seta potensinya.

dalam kajian psikologi lebih lanjut bagai mana memodifikasi proses mengajar bial lebih efektif dimana seorang guru mampu menggabungkan antara peningkatkan kemapuan siswa dan ketermpilan siswa sekaligus seorang guru harus beajar bagai mana meningkatkan kreatifitas peserta didik dan dengan sendirinya sang guru harus menigkatkan cara mengajarnya, baik metode atau pun materia yang di pesiapkan untuk peserta didik. isu kontenpore tentang pendidikan saat ini adaah pendidikan krakter, dimana pendidikan karakter menjadi salah satu produk baru mentri pendidika indonesia. yang jadi persoana yang muncul kemudian apakah para guru sudah siap menerapkan untuk dirinya sendiri sebelum mengklong kepada siswanya, dimana guru akan menjadi roll yang akan di ikuti siswa

teringgat cerita teman saya seorang guru BK di suatu kab di Sulawesi selatan,yang dia becerita, dia pernah menegur siswanya yang bajunya keluar dari ceana sehingga terihat tidak rapi, tapi dengan enteng siswa itu menjawab bahwa sanya bapak A pun bajnya di luar, kami kan hanya menconto. ini lah salah satu poblem yang bakal kita temui dilpangan ketiga mau menerapkan pendidikan karakter, dimana di sisilain seseorang mau di hormati tapi di sisilain dia tidak mampu menghormati orang lain bahkan yang lebih mudah. mengajar kejujuran tetapi kita tidak pernah jujur dengan apa yang ada dihapan kita. yang harus di perhatikan mengajar bukan hanya sekerad menguasai materi tetapi segala totalitas dari apa yang kita tampilkan (actitutnya). mengajar bukan hanya mampu mempesona dalam kelas dengan apa yang kita miliki dengan pengetahuan yang kita miliki tetapi mengajara adalah totalitas penilaian yang dilakukan siswa pada guru.

mengajar adalah suatu komponen kreatifitas seorang guru perpaduan antara pengetahuan dan sikap, sikap yang kadang saya artikan sebagai ahklak dalam kehidupan sehari-hari atau cara- seseorang terhadap orang lain yang menjadi nilai yang baik untuk di ikuti. karena seorang pendididik adalah orang yang mengtahui dan menteranformasikan pengetahunnya pada peserta didik, sehingga akan sanggat berbeda antara orang yang megetahui dan tidak mengetahui. sanggat berbeda antara orang yang berlilum dan tidak berilmu, dimana orang yang berilmu pasti megedepankan pengetahuannya yang akan tertampak pada penampilannya.

hal lain yang harus diperhatikan oleh seorang guru adalah cara belajar siswa dan karakter siswa dalam menghadapi setiap persoalan dalam kelas yang dimana semua siswa tidak akan pernah sama perbedaan cara belajar sebanyak jumlah sidik jari kita, jadi saatnya pelajaran di pusatkan kepada siswa sebagai subujek dalam membelajaran bukan sebagai obyek guru dalam menteransfermasi pengetahuan,mengajarkan siswa tentang hal-hal yang bermakna dan  menarik makna dari apa yang telah terjadi. sehingga kita harus mampu memahami peserta didik satu pertastu di mana siswa harus di dorong mempunyai substansial hand dalam mengarahkan diri mereka, memilih apa yang mereka pelajari saipi tahap dimana siswa akan belajar dan bagai mmana cara dia belajar dan bukan menjadikan siswa yang pasif ( datang duduk diam, bego ), seorang pendidik harus mampu mendorong siswa satu persatu mencapai tujuan yang disepakati siswa dan guru, sehingga belajar pun menjadi aktifitas yang menyenangkan bagi siswa.

ada hal lain yang harus di lakukan seorang guru ya itu menghilangkan prasanga siswa baik atara sesama mereka maupun atar siswa dan guru serta guru kepada siswa, perasangka adalah sala satu penghambat suksesnya pembelajaran dalam kelas seperti penelitian yang di lakukandi kananda pada pembeajaran bahasa inggris LSE yang dilakukan mengunakan metode yang sanggat sistematis dimana siswa yang diajar adalah siswa dari berbagai latar belakan kebudayaan, dalam penelitian ini di temukan bahwasanya perbedaaan budaya akan menciptakan perasangka siswa bahkan pada guru dilaporkan dalam penelitian ini siswa arab dan dari timur tengah tidak senag juka diajar oleh guru yang wanita, penulis pun melakukan penelitian sederhana tentang prasanga siswa pada guru di sebuah sma di jawa tengah, untuk menghilankan prasangka siswa pada guru maka seorang guru harus mampu komunikatif dalam mengajar siswa, dan mengkomunikasikan semau a hal yang di dapat dala kelas termasuk eksalahan siswa, dan sebaiknya siswa di hukum tidak dihadapan teman sekelasnya karena akan mencptakan rasa mau.

nuansa humoris pun di butuhkan siswa ketika proses belajar mengajar agar siswa bisa tetap fokus pada apa yang di ajarkan kepadanya sehingga tercipta keseimbanggan atara otak kiri dan otak kanan.

kesimpulan dari tulisan ini disarankan kepada guru untuk mengunakan banyak metode dan banyak pendekatan pada siswa tetapi tetap menerapkan sikap saling menghormati antara guru dan siswa, menjadi guru yang disenagi tidak harus melepas wibawa seorang guru. tegas tidak harus keras, karena tujuan pendidikan adalah teransfermasi pengetahuan yang ada pada guru dan yang ada pada siswa guna menilai suatu hal ya dari sudut pandang yang berdeda dengan pendekatan yang berbeda pual. guru tidak hanya memperhatikan perkembagan otak kiri saja tetapi juga otak kanan menjadi fokus juga sehingga terjadi keseimbangan atara pemikiran logis dan perasaan siswa.

refrensi
materi kuliah psikologi pendidikan anjutan prof Asmadi Alsa
stuart janie (2005) Prejudice in the ESL Classroom,Tesl canada journal, Vol 23,No1 
Laporan penelitian prasanga siswa pada guru untuk mata kuliah metode penelitan kualitatif

Minggu, 10 Juni 2012

Hutanku Digunduli

ini cerita tentang seorang kawan pada ku tentang hutan di desanya di sebuah desa di sulawesi tenggara, sebut saya nama dia betmen ( ini sial), adalah seorang mahasiswa teman diskusi ku tentang berbagai hal mulai dari agama, politik, psikologi,ekonomi kerakyatan dan tentang gerakan serta budaya dan banyak lagi yang biasa kami diskusikan. ini salah satuh cerida dia

di kampun dia masyarakatnya agak sedikit kurang tersentuh dengan budaya belajar, yah mungkin di sebabkan banyak faktor penyababnya, masalah yang membuat beliau resah saat ini adalah soal pengundulan hutan, atau penebangan hutan secara ilegal atau ilegal loging, atau pemerkosaan hutan atau banyak nama lain yang bisa kita sebutkan berkaitan tentang persoalan ini.

hutan sebagai kawasan konserfasi atau hutan yang dilindungi karena masih banyak kayu yang hanya bisa hidup didararan sulawesi yaitu eboni dala bahasa setempat disebut kayu hitam ( heheh basa penulis) atau jenis kayu lain yang di tebang tanpa surat dan tidak diremajakan lagi yang akan berefek kepada anak - anak dan cucu-cucu masayarakat sedunia, hutan adalah paruh-paruh dunia akan di gunduli dan di perkosa habis demi keuntunggan segelintir orang yang tidak bukan adalah suatu kejahatan yang terstruktur. yang masih membingungkan saya sampai hari ni  hal itu masih berlangsung dan belum ada penaganan yang lebih serius oleh pemerintah padahal ini sanggat berbahaya. di seluruh dunia orang berkampanye tentang dunia hijau kok di kapung saya penebagan hutan sampai ekspor hasilnya pun mashi berlangsung ada apa dengan negeriku ini

betmen kemudian masih bercerita tentang desanya, pelaku penebang hutan adalah orang orang sekitar desanya, penadannya juga orang orang sekirat kampunya bahkan sudah ada jatah masing-masing dan ini hanya mengayakan segelintir orang saja, warga sengaja di manjakan dengan alkohol dan pendidikan di desa temansaya ini pun menurut saya masih sangat jauh tertinggal ketimbang desa dasa lain di indonesia, masih menurut betmen yang bercita-cita membuat skolah rakyat untuk memangkas apa yang pernah dia rasakan sebelum dia melanjutkan sudy nya. citra buram yang hasil analisas saya sengaja di bentuk agar masyaraka tidak megetahui apa yang mereka lakukan dan apa efeknya terhadap mereka (kampanya tentang lingkunga) yang harus dilakukan pemerintah pun tidak ada ini lah efek bagai mana pemerintah atau para politikus hanya sibuk megurusi perut dan bawa pertu tidak pernah mengurusi rakyat dan sekitarnya, ini mungki juga efek kecedasan mahasiswa yang suka demo tentang negara tapi tidak pernah berdemo tentang hutan,

sempat terlintas di behah saya kasus banyir bandang di papua beberapa tahun yang lalu yang mungkin akan terjadi juga dikampung kawan saya ( bukan mendoakan tapi kalau terus berlangsung penebagan hutan tersebtu maka kejadian seperti ini tidak bisa dihindari). tidak ada jalan lain selain memberikan pendidikan tentang kelestarian alam pada masyarakat sejak PAUD sampai Mahasiswa. mungkin ini lah cara yang harus dilakukan memberikan kesadaran pada masyarakat tentang lingkungan, mengurip kisah di filem kertun  avatar dalam cpter manusia rawa, sesunguhnya seluruh pohon yang ada di dunia ini saling mengikat pada satu akar dan saling mengkomunikasian nasib mereka, ingat maranya alam sanggat berbeda dengan murka tuhan, karena segala sesuatu itu memiliki jiwa masing-masing dan akan memberontak sama seperti semut yang di injak. maka saatnya membuat mereka kembali hidup.

saya hanya bisa bersaran sama kawan saya si betmen " kawan ku tugasmu sanggat banyak, mulai dari menyadarkan masyarakat sampai menyadarkan para pengusaha kayu dan juga pemerintah. perjuangan mu baru dimulai dan tidak akan pernah berhenti, jadilah orang yang dimuliakan karena ingin merumbah sesuatu yang salah walaupun resikonya sangat berat, inggat kawanku dunia tidak akan bertutup mata tentnag perjuaganmu" tulisan ini ku dedikasikan untuk mu BATmen

Saat ini hututanmu yang dijarah
besok Anoamu yang dipunahkan
lusa lautmu akan dikuras
mingunya alam mu akan meminta kembali haknya yang kau regut

harus kau kembali mengulung kerak lengan tagan mu
saatnya kau menyipan badimu dan menggantinya dengan penamu
saatnya kau yang dulunya di kucilkan mulai mengucilkan
ajarkan pada mereka bagai mana merawat bumi mu
bagai mana merawat alammu, bagai mana merawat hutanmu
bagai mana merawat dirimu dan bagai mana merawat hatimu


(kaka.s.psi)

Pendidikan dulu dan sekarang


dalam bahasa inggris kita mengenal aturan kata yang di gunakan kita biasa gunakan untuk masa lampau saat yang berlangsung dan akan datang, dalam dunia pendidikan jaga kita memiliki priode perkembangan proses pengelolaan sekolah yang erat hubungannya antara lingkungan sekoloh, guru dan siswa yang saling berinteraksi membangun suatu komuditas guna memajukan pengetahuan,
setiap model pendidikan tergantung dengan paradikma yang dipahami dalam setiap negara, dalam buku idologi-idologi pendidikan dikemukakan banya teory pada saat ini para dikma klasik yang di gunakan dalam pendidikan disekolah-sekolah adalah paradikma behavior, para dikma yang lain adalah paradikma kognitif ala piaget, dan humanistik ala maslow, dan dari teori teori ini menlahirkan model-model pendidikan gaya baru yang berbasi komperatif dan inofatif.
untuk memajukan pendidikan di indonesia maka perlu kiranya kira merubah paradikma tau konstrk pemikiran kita pada pemikiran yang lebih efektif dan mendidik dengan lembut berdasakan kemampuan siswa sehingga siswa dalam kelas tidak saling berkopetisi tetapi saling mengisi satu dengan lainnya berikut ini model pendidikan lama dan baru


Paradigma Lama dan Baru Dalam Pendidikan
Prof. Dr. Asmadi Alsa SU

No
Komponen
Paradigm lama
Paradigm baru
1
PengetahuanTransfemasi guru ke siswaDekonstruksi bersama oleh siswa dan guru
2
SiswaPasifAktif menemukan, mengkonstruksi dan mentransformasi
3
Metode belajarMenghafal/mengigatKeterkaitan ( berdasarkan kemampuan siswa)
4
Tujuan guru/sekolahMengklasifikasi siswa berdasarkan  prestasiMengembangkan kopetensi dan talenta
5
Tujaun pengembangan siswaSiswa berjuang menemui keriteria dan memperoleh ijazaSiswa focus pada belajar jangka panjang yang kontinyu
6
HubunganHubungan impersonal diantara siswa guru dan siswaHubungan personal antara siswa dan antara guru dan siswa ( tetap ada etika )
7
Konteks suasanaKompotitif, individualistic, konformitas keseragaman kulturKomperatif perbedaana harga diri personal, perbedaan kultur dan kerbersamaan
8
KekuasaanSekolah, guru memegang otoritas dan controlSiswa di berdayakan
9
PenilaianPenilaian acuan berdasarkan norma referenced (PAN) bentuk ujian pilihan gandaPenilaian bedasarkan cvikrta referenced PAP bentuk ujian mengunakan portofolio
10
Pengunaan TeknologiDrill dan perakterk, buku teksProblem solving, komunikasi kaloborasi akses informasi dan ekspresi
11
Asumsi mengajarSiapa pun bisa mengajarMengajar adalah rumit dan memerlakukan pendidikan dan pelatihan
 dengan membaca dan melihat perbedaan yang sanggat siknifikan atara dua pola pembelajaran yang dulu dan sekarang, anak-anak moderen mengunakan pendekatan yang lebih moderen yang berbeda dengan anak anak jaman dulu yang diajarkan menghafal anak jaman sekarang diajarkan untuk menemukan hal-hal baru yang dalam kehidupannya dan bagai mana dia memaknai dan mampu mengkomunikasiaknya kepada teman, guru, orang tua bahkan masyarakat yang lebih terbuka.
perkembangan dunia pendidikanharus ditopang dengan kesadaran guru untuk terus belajar dan mentransformasi dirinya dengan menambah informasi gaya mengajar cara megajar dan segala sesuatuna yang berkatan dengan pengembangan dirinya ini lah dunia yang memajukan manusia nan
sesungguhnya belajar adalah lifelong education, pendidikan harus bisa dilihat dari sudut pandang yang berbeda, dengan hetrogenitas yang dimiliki
Gambar

Faisal ramadan syah pusadan S.psi

(mahasiswa pasca sarjana jurusan sain psikologi ums)