Minggu, 10 Juni 2012

Pendidikan dulu dan sekarang


dalam bahasa inggris kita mengenal aturan kata yang di gunakan kita biasa gunakan untuk masa lampau saat yang berlangsung dan akan datang, dalam dunia pendidikan jaga kita memiliki priode perkembangan proses pengelolaan sekolah yang erat hubungannya antara lingkungan sekoloh, guru dan siswa yang saling berinteraksi membangun suatu komuditas guna memajukan pengetahuan,
setiap model pendidikan tergantung dengan paradikma yang dipahami dalam setiap negara, dalam buku idologi-idologi pendidikan dikemukakan banya teory pada saat ini para dikma klasik yang di gunakan dalam pendidikan disekolah-sekolah adalah paradikma behavior, para dikma yang lain adalah paradikma kognitif ala piaget, dan humanistik ala maslow, dan dari teori teori ini menlahirkan model-model pendidikan gaya baru yang berbasi komperatif dan inofatif.
untuk memajukan pendidikan di indonesia maka perlu kiranya kira merubah paradikma tau konstrk pemikiran kita pada pemikiran yang lebih efektif dan mendidik dengan lembut berdasakan kemampuan siswa sehingga siswa dalam kelas tidak saling berkopetisi tetapi saling mengisi satu dengan lainnya berikut ini model pendidikan lama dan baru


Paradigma Lama dan Baru Dalam Pendidikan
Prof. Dr. Asmadi Alsa SU

No
Komponen
Paradigm lama
Paradigm baru
1
PengetahuanTransfemasi guru ke siswaDekonstruksi bersama oleh siswa dan guru
2
SiswaPasifAktif menemukan, mengkonstruksi dan mentransformasi
3
Metode belajarMenghafal/mengigatKeterkaitan ( berdasarkan kemampuan siswa)
4
Tujuan guru/sekolahMengklasifikasi siswa berdasarkan  prestasiMengembangkan kopetensi dan talenta
5
Tujaun pengembangan siswaSiswa berjuang menemui keriteria dan memperoleh ijazaSiswa focus pada belajar jangka panjang yang kontinyu
6
HubunganHubungan impersonal diantara siswa guru dan siswaHubungan personal antara siswa dan antara guru dan siswa ( tetap ada etika )
7
Konteks suasanaKompotitif, individualistic, konformitas keseragaman kulturKomperatif perbedaana harga diri personal, perbedaan kultur dan kerbersamaan
8
KekuasaanSekolah, guru memegang otoritas dan controlSiswa di berdayakan
9
PenilaianPenilaian acuan berdasarkan norma referenced (PAN) bentuk ujian pilihan gandaPenilaian bedasarkan cvikrta referenced PAP bentuk ujian mengunakan portofolio
10
Pengunaan TeknologiDrill dan perakterk, buku teksProblem solving, komunikasi kaloborasi akses informasi dan ekspresi
11
Asumsi mengajarSiapa pun bisa mengajarMengajar adalah rumit dan memerlakukan pendidikan dan pelatihan
 dengan membaca dan melihat perbedaan yang sanggat siknifikan atara dua pola pembelajaran yang dulu dan sekarang, anak-anak moderen mengunakan pendekatan yang lebih moderen yang berbeda dengan anak anak jaman dulu yang diajarkan menghafal anak jaman sekarang diajarkan untuk menemukan hal-hal baru yang dalam kehidupannya dan bagai mana dia memaknai dan mampu mengkomunikasiaknya kepada teman, guru, orang tua bahkan masyarakat yang lebih terbuka.
perkembangan dunia pendidikanharus ditopang dengan kesadaran guru untuk terus belajar dan mentransformasi dirinya dengan menambah informasi gaya mengajar cara megajar dan segala sesuatuna yang berkatan dengan pengembangan dirinya ini lah dunia yang memajukan manusia nan
sesungguhnya belajar adalah lifelong education, pendidikan harus bisa dilihat dari sudut pandang yang berbeda, dengan hetrogenitas yang dimiliki
Gambar

Faisal ramadan syah pusadan S.psi

(mahasiswa pasca sarjana jurusan sain psikologi ums)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar